Selasa, 22 September 2009

gudeg subuh

ada sedikit cerita yang terselip, yang bahkan mungkin anda tak pernah tau atau mungkin tidak mau tau, di hari idul fitri. blog post ini ceritanya adalah prequel dari blog post sebelumnya dimana saya harus siaran pagi di hari lebaran (karena saya tidak lebaran).

jadi sebelum siaran saya sempat cari2 sarapan subuh dan ujung2nya beli gudeg yang memang sangat wajar ditemui dikala subuh di jogjakarta. lokasi ibu penjual gudeg ini ada di pengkolan (baca:belokan) gang lempuyangan tengah. ketika saya sampai ternyata ibu gudeg ini belum mulai membuka dagangannya, jadi saya menunggu sampai ibu ini siap sambil sedikit mengobservasi keadaan sekitar sambil ngobrol2 kecil dengan ibu gudeg.



jalan hayam wuruk pagi subuh itu sepi (tentu saja) dan hening sekali. rasanya hanya ada kami saja pagi subuh itu, ibu gudeg, saya, anak ibu gudeg yg berusia sekitar 10 tahun, dan seorang bapak2 (saya rasa bapak ini adalah suami ibu gudeg) yang sedang mempersiapkan andongnya.

entah kenapa pemandangan yang saya lihat pagi itu sangat menyentuh sekali buat saya. sebuah keluarga kecil sederhana yang sangat kompak dengan spirit yang sangat jogja sekali (ibu yang berjualan gudeg dan bapak yang seorang kusir andong)

saya sempat mengabadikan adegan yang so sweet banget ini ^^



3 komentar:

  1. Cur, gambarnya gelap bangeeeetttt
    Jadi batal romantisnya laahhh

    BalasHapus